DEKLARASI GERAKAN REHABILITASI 100.000 PENYALAHGUNA NARKOBA

Ternate – Pada hari Minggu, (15/03/15) bertempat di Lapangan Ngaralamo Salero Kota Ternate, Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara telah menyelenggarakan kegiatan Deklarasi Gerakan Rehabilitas 100.000 Penyelahguna Narkoba. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Prov. Maluku Utara KH. Abd. Ghani Kasuba, Lc ini dihadiri oleh semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Prov. Maluku Utara serta Instansi Vertikal yang ada di Maluku Utara.

Saat gubernur datang dilokasi kegiatan langsung disambut oleh Tarian Soya-soya yang cukup meriah serta atraksi Taekwondo oleh anak-anak muda generasi emas Maluku Utara yang lebih mengedepankan prestasi dan kegiatan positif daripada penyalahgunaan narkoba.

Mengutip sambutan yang dibacakan oleh Gubernur Maluku Utara bahwa bahaya penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini memang sudah sangat mengkhawatirkan, dimana jumlah penyalahguna narkoba sudah mencapai adalah 2,2% atau sekitar 4,2 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia yang telah terjebak dalam penyalahgunaan narkoba. Strategi dan upaya penanggulangan kejahatan narkoba ini telah dilakukan melalui program Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi dan Pemberantasan terhadap jaringan Narkoba. Dalam pelaksanaannya perlu adanya keseimbangan dari 4 pilar tersebut. Untuk itu guna menekan jumlah penyalahgunaan narkoba BNN bekerjasama dengan berbagai instansi menyelenggarakan kegiatan Deklarasi Rehabilitasi Bagi 100.000 Penyalahguna Narkoba.

Kakanwil Drs. Agus Rawan, SH., MM., M.Si turut hadir dan menandatangani Deklarasi Gearakan 100.000 Penyelahguna Narkoba tersebut. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Utara ikut serta mendukung program pemerintah khususnya BNN selaku leading sector dalam kebulatan tekad perang terhadap narkoba, mengingat saat ini Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat narkoba. Genderang perang terhadap narkoba harus kita tabuh agar menggema diseluruh masyarakat, semua Instansi Penegak Hukum, Instansi Pemerintah, LSM, Organisasi Masyarakat, organisasi Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa serta elemen masyarakat harus bersatu padu untuk perang terhadap narkoba. (Humas Kanwil Kemenkumham Malut)