KUNJUNGAN KAKANWIL KEMENKUMHAM MALUKU UTARA KE KANTOR CABANG RUTAN SOASIO DI LABUHA HALMAHERA SELATAN MALUKU UTARA DALAM RANGKA PERSIAPAN EVAKUASI TAHANAN/NARAPIDANA KE KANTOR CABANG RUTAN SOASIO YANG BARU DI LABUHA

alt

 

       Pada Selasa malam, 17 April 2012 Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Utara Bapak H. R. Dafri Djen, SH di dampingi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Bapak Drs. Gunarso, Bc.IP, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Bapak Achfadz, SH, Kabid Keamanan dan Ketertiban Bapak N. Jatmiko Adi, Amd.IP, SH, MH Kabid Registrasi Perawatan dan Bina Khusus Narkotika Bapak Idrus Djoisangajdi bertolak dari Ternate menuju Labuha dalam rangka persiapan evakuasi Tahanan dan Narapidana dari Kantor Cabang Rutan Labuha yang lama ke Kantor Cabang Rutan yang baru.

        Kepala kantor cabang Rumah Tahanan Labuha Abdullah Duwila mengatakan bahwa “Keberadaan Kantor Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Labuha saat ini dinilai sudah tidak layak lagi mengingat Bangunan Cabang Rutan Labuha dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1893 dan masih difungsikan sampai sekarang.” Bangunan ini juga masuk dalam salah satu dari sekian banyak Bangunan Cagar Budaya yang ada di Maluku Utara. Bangunan Kantor Cabang Rutan Labuha yang merupakan peninggalan zaman Pemerintah Kolonial Belanda saat ini sudah kelebihan kapasitas dan tidak memiliki sarana olahraga serta pengembangan keterampilan bagi penghuninya. Saat ini penghuhi Rutan Labuha sebanyak 92 orang, atau kelebihan 42 orang dari kapasitas ideal.

        Mengutip apa yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenkumham maluku Utara H. R. Dafri Djen, SH bahwa “memang kondisi bangunan Kantor Cabang Rutan Labuha ini sudah tidak layak lagi, kondisi bangunan yang sudah rapuh, pintu sel yang sudah rusak ditambah sarana sanitasi yang sudah tidak berfungsi, serta MCK (Mandi Cuci Kakus)  yang sudah rusak, maka perlu adanya pemindahan Tahanan/Narapidana ke tempat yang lebih layak”.

         Karena keterbatasan sarana dan prasarana yang ada di Kantor Cabang Rutan Labuha tersebut menyebabkan Tahanan dan Narapidana tidak dapat mengembangkan Keterampilan dan Kreativitasnya selama dalam tahanan sehingga menuntut untuk segera dievakuasi ke Kantor Cabang Rutan Baru yang sudah selesai di bangun.

 alt     alt

alt     alt

alt     alt